Jumat, 26 Juli 2013

HIDUP

Dalam hidup ini hanya ada 3 hari, yaitu

Yang pertama;
Hari kemarin. (PAST)

Anda tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Anda tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Anda tak mungkin lagi menghapus kesalahan; dan mengulangi kegembiraan yang anda rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat; lepaskan saja...

Yang kedua:
Hari esok. (FUTURE)

Hingga mentari esok hari terbit,
Anda tak tahu apa yang akan terjadi.
Anda tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Anda tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba; biarkan saja...

Yang tersisa kini hanyalah :
Hari ini. (PRESENT)

Pintu masa lalu telah tertutup;
Pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri anda untuk hari ini.
Anda dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila anda mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini. Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya.
Karena yang ada hanyalah hari ini; hari ini yang abadi.
Menyia-nyiakan Waktumu adalah menyia-nyiakan hidupmu, tetapi menguasai waktumu adalah menguasai hidupmu.

Perlakukan setiap orang dengan kebaikan hati dan rasa hormat, meski mereka berlaku buruk pada anda.
Cintailah seseorang sepenuh hati hari ini, karena mungkin besok cerita sudah berganti.
Ingatlah bahwa anda menunjukkan penghargaan pada orang lain bukan karena siapa mereka, tetapi karena siapakah diri anda sendiri

Jadi teman, jangan biarkan masa lalu mengekangmu atau masa depan membuatmu bingung, lakukan yang terbaik HARI INI dan lakukan SEKARANG juga !

Selasa, 14 Mei 2013

Melompat Lebih Tinggi

Konsep kesuksesan yang selama ini berkembang di pikiran manusia bahwa orang yang sukses adalah orang yang berpendidikan tinggi, punya modal besar dan atau memiliki fisik yang sempurna. Namun, benarkah sukses hanya milik orang - orang yang demikian ? Jika demikian, berarti alangkah tidak adilnya Allah.
Setiap orang diberi kesempatan untuk memiliki kesuksesan, tetapi hal itu bisa diraih tregantung bagaimana manuisa itu berani menembus batas - batas yang menghalanginya untuk meraih kesuksesan tersebut. Untuk menembus batas diperlukan tiga hal berikut ini.
  • Visi
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), visi adalah pandanagn atau wawasan ke depan. Visi berkaitan erat dengan pikiran. Anda tidak akan me mempunyai visi, jika Anda tidak berani berpikir besar mengenai masa depan Anda. Untuk itulah, jika Anda ingin sukses, Anda harus berani berpikir besar. Misalnya, pada umur 40 tahun usaha kue pukis Anda sudah memiliki merk dagang dan memiliki 100 cabang di seluruh Indonesia.
Setelah Anda memiliki pikiran besar itu, Anda perluh menjaga pikiran tersebut. Nah, untuk menjaganya ANda harus memiliki rasa takut akan Tuhan, mengenal dan bergaul dengan Tuhan. Jagailah pikiran Anda dengan bergaul dengan orang - orang yang berpikir positif, optimis. Kemudian, jagalah hati Anda dengan firman Tuhan.
  • Pencerahan
Hal ini bisa Anda peroleh dengan bergaul erat dengan Tuhan. Ketika Anda bergaul erat dengan-Nya, maka Dia akan menunjukkan maka perkara - perkara yang harus Anda lakukan. Selain itu, Anda harus memperluas jaringan pertemanan Anda. Semakin banyak teman yang Anda miliki, maka semakin luas pula koneksi bisnis Anda.
  • Kekuatan
Sumber kekuatan manusia yang abadi dan sesungguhnya bukanlah harta, kekayaan apalagi sesamanya, melainkan Tuhan. Untuk itu, dekatkanlah senantiasa diri Anda kepada-Nya. Karena bagaimanapun ketika Anda melekat pada-Nya, tidak ada satu hal pun yang membuat Anda terjatuh. Kalaupun terjatuh, Anda tidak akan dibuat-Nya sampai tergeletak.


sumber : Renungan Pagi Edisi Mei 2013